Al-Quran Online ini, ajakan untuk mendalami AlQuran sambil mencari ridho dan cinta Allah semata
Daftar Akar Kata Pada AlQuran
Dipersembahkan oleh para sukarelawan yang hanya mencari kecintaan Allah semata

Al-Baqarah

dengan nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

ayat 9

Mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman, padahal mereka hanya menipu dirinya sendiri sedang mereka tidak sadar.

🧐 I'rāb (Rincian Tata Bahasa) Surah Al-Baqarah Ayat 9

Kata

Jenis Kata (Posisi)

Tanda I'rab

Keterangan/Fungsi

يُخَادِعُونَ (Yukhādi'ūna)

Fi'il Mudhari' (Kata Kerja Present/Future)

Marfū' (dhommah/Nūn)

Fi'il mudhari' marfū' dengan tetapnya Nūn (ن), karena termasuk Af'ālul Khamsah.

الواو (Al-Wāwu) pada يُخَادِعُونَ

Dhāmir Muttasil (Kata Ganti Bersambung)

Fī Mahalli Raf'in (Posisi Raf')

Fā'il (Pelaku). Menunjukkan jamak/banyak.

اللَّهَ (Allāha)

Ism (Kata Benda) - Lafzhul Jalālah

Mansūb (Fathah)

Maf'ūl bih (Objek) yang dinashabkan dengan Fathah.

وَ (Wa)

Harf 'Athf (Kata Sambung)

Mabnī (Sukun)

Harf 'Athf (Penghubung).

الَّذِينَ (Alladhīna)

Ism Mawṣūl (Kata Sambung)

Mabnī (Fathah)

Ma'tūf (Di'athafkan) kepada اللَّهَ (Mansūb secara Mahal/Posisi), mabnī fī mahalli Naṣbin (Mabnī pada posisi nashab).

آمَنُوا (Āmanū)

Fi'il Mādhī (Kata Kerja Lampau)

Mabnī 'alā Ad-Dhammi (Mabnī dengan Dhommah)

Fi'il mādhī, bersambung dengan Wāwul Jamā'ah.

الواو (Al-Wāwu) pada آمَنُوا

Dhāmir Muttasil

Fī Mahalli Raf'in

Fā'il (Pelaku).

الجملة (Jumlatu Āmanū)

Jumlah Ṣilah Al-Mawṣūl (Kalimat Penghubung)

Lā Maḥalla Lahā Minal I'rāb

Kalimat ini tidak memiliki posisi I'rab karena merupakan penjelas bagi Ism Mawṣūl (الَّذِينَ).

وَ (Wa)

Harf Ḥāliyyah/Isti'nāfiyyah (Keterangan Keadaan/Memulai)

Mabnī (Sukun)

Wāwul Ḥāl (Menjelaskan keadaan), atau Wāw Isti'nāfiyyah (Memulai kalimat baru).

مَا (Mā)

Harf Nafyi (Kata Penyangkal/Negasi)

Mabnī (Sukun)

Mā Nāfiyah (Menidakkan/Negasi).

يَخْدَعُونَ (Yakhda'ūna)

Fi'il Mudhari' (Kata Kerja Present/Future)

Marfū' (Nūn)

Fi'il mudhari' marfū' dengan tetapnya Nūn (ن), termasuk Af'ālul Khamsah.

الواو (Al-Wāwu) pada يَخْدَعُونَ

Dhāmir Muttasil

Fī Mahalli Raf'in

Fā'il (Pelaku).

إِلَّا (Illā)

Harf Ḥaṣr (Kata Pembatas/Pengecualian)

Mabnī (Sukun)

Adātul Ḥaṣr (Alat Pembatas), karena kalimat sebelumnya Manfī (Negatif).

أَنْفُسَهُمْ (Anfusahum)

Ism (Kata Benda)

Mansūb (Fathah)

Maf'ūl bih (Objek) yang dinashabkan dengan Fathah, karena setelah إِلَّا dalam kalimat nafyi dan istitsnā'.

هُمْ (Hum)

Dhāmir Muttasil

Fī Mahalli Jarrin (Posisi Jar)

Muḍāf Ilaih (Sandaran), mabnī fī maḥalli Jarrin.

وَ (Wa)

Harf 'Athf/Isti'nāfiyyah

Mabnī (Sukun)

Harf Isti'nāf (Memulai kalimat baru).

مَا (Mā)

Harf Nafyi (Kata Penyangkal/Negasi)

Mabnī (Sukun)

Mā Nāfiyah.

يَشْعُرُونَ (Yash'urūna)

Fi'il Mudhari' (Kata Kerja Present/Future)

Marfū' (Nūn)

Fi'il mudhari' marfū' dengan tetapnya Nūn (ن), termasuk Af'ālul Khamsah.

الواو (Al-Wāwu) pada يَشْعُرُونَ

Dhāmir Muttasil

Fī Mahalli Raf'in

Fā'il (Pelaku).

الجملة (Jumlatu Mā Yasy'urūna)

Jumlah Isti'nāfiyyah (Kalimat Baru)

Lā Maḥalla Lahā Minal I'rāb

Kalimat ini memulai pembicaraan baru atau menjadi keterangan keadaan.

Ekspor ke Spreadsheet


📝 Catatan Tambahan

  1. يُخَادِعُونَ adalah Fi'il Muḍhāri', menggunakan pola Mufā'alah (فاعَلَ - يُفاعِلُ), yang menunjukkan adanya usaha, atau bisa juga interaksi, meskipun dalam konteks ayat ini interaksi itu hanya berlaku dari satu pihak (orang-orang munafik) seolah-olah berinteraksi dengan Allah, sebagaimana dijelaskan oleh ahli tafsir.

  2. Maf'ūl Bih dari يَخْدَعُونَ adalah أَنْفُسَهُمْ. Pengecualian (إِلَّا) di sini adalah Istitsnā' Mufarragh (pengecualian kosong/tidak sempurna) karena kalimat sebelumnya negatif (وَمَا يَخْدَعُونَ) dan Maf'ūl Bih muncul setelah Illā.

  3. Terdapat perbedaan qira'ah pada kata يَخْدَعُونَ; ada yang membaca Yukhādi'ūna (dengan Alif) dan ada yang membaca Yakhda'ūna (tanpa Alif) pada bagian kedua, namun dalam Rasm Utsmani (ejaan Al-Qur'an), pada ayat ini yang digunakan adalah يَخْدَعُونَ.

Semoga rincian I'rab ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam!

Apakah Anda ingin saya memberikan rincian i'rab untuk ayat berikutnya (Al-Baqarah ayat 10)?